5 Hal Penyebab Diputusin Pacar


Diputusin pacar memang sakit rasanya, banyak hal penyebab berakhirnya sebuah hubungan. bisa dikarenakan suatu kondisi yang memang tidak memungkinkan lagi untuk melanjutkan sebuah hubungan, atau penyebab lainnya yang bisa juga disebabkan oleh diri kita sendiri.

lalu kira-kira apa saja penyebabnya? kali ini JauhiGalau.com akan menjelaskan beberapa hal penyebab putusnya hubunganmu dengan pacar kamu dan beberapa hal yang menjelaskan tentang apa yang semestinya kamu lakukan padanya, semoga artikel ini membawa hal positif bagi paca pembaca dan dapat menjadi bahan instrospeksi diri untuk menjadi lebih baik lagi. ini dia 5 hal penyebab diputusin pacar menurut JauhiGalau.com


1. Dia Merasa Bosan

sesuatu yang monoton dan tidak berkembang pasti akan mati, begitu juga dengan cinta. kalau kamu monoton alias begitu-begitu aja tentu dia juga akan merasa bosan bahkan ini bisa menjadi alasan untuk putus, oleh karena itu buatlah hubunganmu lebih menarik lagi dan penuh variasi.

seperti misalkan, kalau kamu biasanya mengajaknya makan di tempat biasa kamu makan bersamanya coba kamu sekali-sekali piknik di tempat yang seru, atau kalau kamu biasanya nonton bioskop di tempat biasa maka sekali-sekali kamu ganti tempat, atau kalau kamu suka mengajaknya berenang coba sesekali kamu mengajaknya untuk diving bareng bersama kamu. yang paling penting adanya variasi.

tapi kalau kamu terlalu banyak bervariasi juga anenya nanti malah akan menjadi hal yang biasa untuk dirinya, oleh karena itu kamu juga harus kembali normal seperti biasanya dan mudah ditebak agar selalu menarik dimatanya.


2. Kamu Terlalu Posesif

Jika kamu memiliki sifat terlalu posesif dan menjadikannya sebuah alasan karena kamu mencintainya, maka yang kamu lakukan itu salah. justru ini malah yang menjadi alasan untuk putus denganmu. coba kamu rasakan dan kamu bayangkan menjadi seorang yang diposesif-in atau dicemburuin sekarang juga, tentu ruang gerak kamu sekarang semakin sempit dan terbatas kan?.
analoginya seperti pasir yang kamu coba genggam di tanganmu, semakin kamu mencoba untuk mengencangkan genggamanmu maka pasirnya maka tetap saja akan keluar melalui sela-sela jari tanganmu, namun apabila kamu buka lebar tanganmu maka yang terjadi pasir itu akan bertebaran kemana-mana. anehnya bila kamu menggenggam pasir tersebut dengan biasa yaitu tidak terlalu longgar dan juga tidak terlalu kencang maka pasir itu akan tetap terjaga.

begitu juga dengan pasanganmu, kamu seharusnya tak perlu menjadi posesif untuk menjaga cintanya tapi dengan memberinya ruang untuk bersosial dan bergaul justru itu lebih baik, malah kamu bisa menambah teman juga, atau bahkan bisa lebih mengerti dirinya lagi dari teman-temannya, dan bahkan beberapa kasus kalau kamu bisa dekat dengan teman-temannya malah yang terjadi temen-temen mereka bakalan gak enak hati sama kamu untuk mengajak si pacar kamu macem-macem, justru yang terjadi malah mereka yang bakalan laporan kalau pacar kamu macem-macem.


3. Kurangnya Perhatian

kurangnya perhatian yang diberikan olehmu juga bisa jadi alasan doi untuk putus denganmu, ada beberapa tipe orang yang memang membutuhkan perhatian yang lebih untuk merasa agar dirinya dicintai, namun bukan berarti secara berlebihan juga.

kalau kamu pada dasarnya cuek dan gak bisa perhatian, ya kamu mesti sesekali menjadi orang yang memperhatikannya itu tentunya malah bisa membuatnya terkejut sekaligus senang. kadang tak perlu menyanyakan kabarnya atau dia sedang apa, malah jika kita memperhatikan hal-hal kecil seperti gaya rambutnya yang sehabis potong rambut ternyata sangat cocok dengannya, atau disaat ia mengenakan pakaian yang sangat pas banget dengannya lalu bila kamu menyukainya maka kamu katakan saja dengan jujur padanya saat itu juga, kalau kamu suka dengan apa yang ia kenakan. dia pastinya juga akan merasa senang atas perhatianmu meskipun terlihat sebagai sesuatu yang biasa dan terlihat sederhana  memang, namun perhatian seperti itu bisa membuatnya senang dan bahagia.

pada dasarnya memang manusia suka dipuji, akan tetapi pujilah dia dengan jujur dan beralasan. bukan tiba-tiba kamu memujinya secara terus menerus tanpa sebuah alasan atau malah kamu membohonginya, tapi kalau dari contoh yang dijelaskan kamu memuji dia karena kamu memang merasa potongan rambutnya memang bagus dan apa yang ia kenakan memang menurutmu cocok dengannya.


4. Doi Punya Penggantimu

wah, ini mungkin yang paling sakit. ternyata doi udah punya pengganti dirimu alias pacar baru dan inilah yang menjadikan alasannya buat putus sama kamu. kadang pada beberapa kasus kamu bisa dibuat bingung olehnya dan tanpa alasan yang jelas doi minta putus sama kamu, maka bisa jadi itu disebabkan adanya orang ketiga.

tapi kamu bisa mengambil sisi positifnya bila kamu mengalami kejadian ini, sisi positifnya adalah yaitu kamu bisa tahu kalau dia sebenarnya tidak mencintaimu, dan dia bukanlah orang yang tepat untuk kamu cintai. kamu tentunya harus bisa menerima kenyataan yang pahit ini untuk menjadikan dirimu lebih baik, atau bahkan mendapatkan orang yang lebih baik lagi dikemudian hari. bukan malah merebutnya hatinya untuk kembali padamu karena itu hanya membuang-buang waktu yang begitu berharga dihidupmu untuk mendapatkan atau bertemu dengan yang terbaik.


5. Kamu Terlalu Egois

Sikap egois adalah suatu sikap yang ingin menang sendiri atas apa yang diinginkan tanpa mempedulikan hal lain, namun bila terlalu berlebihan sikap egois juga bisa jadi termasuk dalam alasan penyebab putusnya hubunganmu.

bila kamu mulai menyadari bila dirimu memang egois, maka kamu sendirilah yang bisa mengontrolnya. dan kurangilah sifat egois tersebut dalah suatu hubungan, karena sebenarnya bila kamu menyadarinya, yang namanya menjalin hubungan atau relationship itu bukan lagi soal KAMU atau AKU tetapi semua itu tentang KITA (yaitu kamu berdua dengan pasanganmu).

didalam sebuah hubungan yang dibutuhkan adalah win-win solution, bukan keputusan sepihak. maksudnya adalah keputusan bersama dan demi kebahagiaan bersama, jika ada sebuah masalah yang harus kalian hadapi.



photo credit: Ian Sane via photopin 

0 Response to "5 Hal Penyebab Diputusin Pacar"