Pria Ini Hamil dan Sempat Bikin Geger Warga Amerika, Kok Bisa?


Pria bisa hamil? berita ini kala itu sempat heboh dan menjadi viral ke seluruh dunia, yaitu adalah berita mengenai seorang bernama Trystan Reese, ketika foto-foto hamilnya tersebut tersebar, sungguh banyak sekali orang yang dibuat bingung dan heran, bagaimana bisa seorang pria bisa hamil seperti itu?

Trystan Reese memiliki paras dan tampang yang macho, akan tetapi ia bisa hamil layaknya seorang perempuan normal, dan tidak sedikit juga yang bilang bahwa berita ini adalah hoax atau berita bohong, namun pada kenyataannya memang benar bahwa Trystan memang terbukti hamil.

Sumber Gambar : news.sky

"Lah kok bisa?, mimin bohong neh" beneran kawan-kawan, ternyata Trystan Reese ini adalah seorang Transgender, ia hanya mengubah penampilannya menjadi seorang lelaki yang macho namun pada kenyataanya tubuhnya adalah wanita seutuhnya.

Seperti dilansir dari kompas.com, Trystan memang benar melahirkan seorang bayi dan bayinya tersebut adalah laki-laki yang diberi nama "Leo" namun ternyata sebelum Trystan melahirkan anak biologisnya, dirinya bersama pasangannya sudah terlebih dahulu mengangkat anak.

Sumber Gambar : grid.id

Karena Trystan pada dasarnya adalah seorang perempuan yang menginginkan seorang anak di pernikahannya, tentunya dengan kelahiran bayi laki-laki ini juga menjadi sebuah kabar yang membahagiakan bagi suaminya Biff Chaphlow, meski Trystan berdandan seperti laki-laki dan melakukan suntik hormon, namun ia tidak melakukan perubahan terhadap kelamin dan organ reproduksinya.

Ia masih memiliki rahim, jadi hanya peampilannya saja yang terlihat seperti lelaki, meskipun begitu Trystan sebelumnya pernah mengalami keguguran, akibat pengaruh suntik hormon yang berlebihan namun kini akhirnya ia berhasil melahirkan. Trystan dan suaminya berharap semoga keluarganya semakin bahagia dengan kelahiran putra mereka. Sungguh unik banget ya cerita dari Trystan ini.



Referensi :
  • news.com.au
  • kompas.com
  • grid.id

0 Response to "Pria Ini Hamil dan Sempat Bikin Geger Warga Amerika, Kok Bisa?"