Siap-Siap Kehidupan Cintamu Penuh Drama Jika Pasanganmu Memandang Cinta Seperti Ini


Cinta dari dulu memang selalu menjadi topik yang tidak ada habisnya untuk dibahas, kalian semuanya pasti pernah memiliki pengalaman bahagia, sedih, terharu bahkan dari cinta menjadi benci. Setiap orang pasti memiliki definisi cintanya masing-masing, terkadang kita tidak bisa memiliki definisi yang sama dengan pasangan kita, ini jugalah yang terkadang membuat pasangan muda, apalagi yang masih memiliki sifat ego yang tinggi, kerap kali selalu keras kepala agar membuat definisi cinta pasangannya harus sama dengannya.

Padahal realitanya tidak harus seperti itu, kamu mungkin (terutama untuk wanita), pastinya menginginkan hubungan cinta yang romantis, tapi sadarlah, kehidupan sebenarnya itu berbeda dengan film atau drama yang pernah kamu tonton. kita tidak harus selalu menjadi sama untuk bisa bersatu, tetapi karena perbedaanlah semestinya yang dapat membuat saling melengkapi kekurangan satu sama lainnya.

Namun pastinya ada saja yang meyakini bahwa cinta itu semestinya seromantis yang ada di film dan drama, well, siap-siap saja kehidupan cintamu akan penuh drama jika memang pasanganmu memandang cinta seperti ini :


Cinta itu harus diuji terus-menerus

Ada yang beranggapan bahwa jika dia memang benar-benar cinta maka dia harus diuji, mungkin sah-sah saja jika ingin mengetahui keseriusannya dengan mengujinya, namun apakah itu semua menjadi penting jika dia sendiri masih ragu terhadapmu? atau mungkin kamu selalu ragu kepadanya? kalau begitu untuk apa kalian bersama? kalau kalian cinta semestinya saling percaya adalah kunci, apalagi jika kalian sudah saling jujur satu sama lain dan tidak ada yang ditutupi, selalu berkomunikasi secara terbuka itulah hal yang terbaik, lalu apa fungsinya dia menginginkan untuk menguji lagi rasa cintamu padanya secara terus-menerus?


Kalau dia cinta semestinya dia bisa berubah

Setiap orang memiliki kepribadian dan karakter yang berbeda antara satu sama lainnya, jika pasangan kamu selalu menuntut kamu untuk berubah, maka dia akan selalu seperti itu, karena mungkin karakter kamu tidak sesuai dengan sosok pasangan yang ia bayangkan atau ia idam-idamkan. tetapi dia memaksakan kamu untuk menjadi seperti apa yang ia bayangkan, kalau begitu untuk apa dia memilihmu, jika ia malah menuntut kamu berubah menjadi seperti yang ia mau? katakan saja padanya "kamu sendiri sulit gak untuk mengubah kebiasaan buruk kamu?, kalau kamu sendiri aja sulit apalagi kamu ingin mengubah yang bukan diri kamu sendiri?" cinta itu kan semestinya saling melengkapi kekurangan masing-masing, bukan berusaha ingin merubah satu sama lain.

Semestinya sebagai pacar nurut dong, kan demi kebaikan

Nah, yang satu ini sepertinya dibalik kata "Demi Kebaikan" ia gunakan agar kita mau mengikuti kehendaknya. ya, mestinya kamu harus memperhatikan lagi apakah benar yang ia lakukan itu demi kebaikan atau ia hanya ingin agar kamu menuruti kehendaknya saja?


Film, sinetron dan drama dijadikan referensi

Apa yang dilihat entah itu dari film, sinetron bahkan drama-drama yang dia tonton di media apapun saat ini, selalu ia jadikan referensi dalam kehidupannya, ia selalu berharap kamu melakukan hal-hal romantis yang pernah ia tonton di film, padahal realitanya kamu tidak seromantis itu. serius sih kalau sampai kayak gini levelnya mimin hanya bisa bilang "bersabar aja ya" sama pasanganmu, sesekali mungkin boleh dikasih kejutan layaknya yang ia mau, tapi kalau ia masih menuntut dan meminta lebih, lebih baiknya kalau kamu merasa tersiksa dikomunikasikan saja atau, udahan aja... #serius

Sebagai pacar kamu dilarang berteman bahkan berkomunikasi dengan lawan jenis.

Mungkin ini yang lebih parah, kamu sampai-sampai dibatasi untuk berteman dengan lawan jenis. ini sudah termasuk posesif. ini pastinya akan memberikan kamu sebuah dilema, kalau kata mimin sih kamu bisa kasih dia sebuah penjelasan bahwa, kunci dari sebuah perasaan adalah rasa percaya satu sama lain, sebisa mungkin pastinya kamu bisa untuk mengatur waktu antara kegiatan, teman dan pasangan, kalau dibatasi itu sama saja membunuh relasi yang bisa jadi peluang kerjaan, bisnis, atau bahala bantuan, bilang dan jelaskan saja seperti itu, kalau masih gak mau mengerti itu udah jelas banget emang pasangan kamu aja yang posesif.


Mengeluh terlalu berlebihan, seakan-akan semua beban di dunia ini dipikul di pundaknya

Tentu saja tujuannya agar mendapatkan perhatian yang lebih dari kamu, namun kalau terlalu sering nampaknya kamu akan lelah untuk menghadapinya.

0 Response to "Siap-Siap Kehidupan Cintamu Penuh Drama Jika Pasanganmu Memandang Cinta Seperti Ini"